BELAJAR FOREX GRATIS

Minggu, 26 September 2010

Cara manual untuk mencegah virus AutoRun adalah dengan mematikan Autorun pada Windows.

Cara manual untuk mencegah virus AutoRun adalah dengan mematikan Autorun pada Windows.

START, RUN, ketik gpedit.msc ok

Pada Group Policy, pilih:
User Configuration pilih Administrative Template, System,
Pada menu sebelah kanan click 2 kali pada pilihan Turn Off Autoplay dan pilih Enable.
(pada menu di bawahnya anda bisa memilih drive yang akan di enable turn off Autoplay, di rekomendasikan pilih all drive saja supaya semua virus - virus autoplay pada ngacir hahaaaa)

START, RUN, ketik gpedit.msc ok

Pada Group Policy, pilih:
User Configuration pilih Administrative Template, System,
Pada menu sebelah kanan click 2 kali pada pilihan Turn Off Autoplay dan pilih Enable.
(pada menu di bawahnya anda bisa memilih drive yang akan di enable turn off Autoplay, di rekomendasikan pilih all drive saja supaya semua virus - virus autoplay pada ngacir hahaaaa)

Kamis, 23 September 2010

forecasting Financial markets the second

Sebelumnya Profesor Data sudah berjanji akan memberikan penjelasan bahwa, apakah berinvestasi di bursa Financial itu judi.. bagaimana pembuktiannya?

Bagaimana jawaban anda kalau diberi pertanyaan seperti itu? yah, pertama kali anda harus bertanya balik, menurut anda apakah berspekulasi dalam bisnis itu termasuk judi, kalau dijawab iyah, yah berarti orang itu memang termasuk aneh, di mana di dalam hidup ini yang tidak mengandung unsur spekulasi, bahkan investasi pada suku bunga deposito pun tidak benar - benar "risk free" bagaimana seandainya bank itu bangkrut, sudah banyak kasus seperti itu dan banyak uang nasabah yang hangus. jadi meskipun aman namun tidak benar - benar aman, kuncinya adalah anda harus benar-benar cermat menyikapi dimana uang anda akan diinvestasikan.

Kalau seandainya dijawab tidak, berarti anda harus menjawab bahwa investasi pada bursa financial sama saja dengan investasi pada sektor riil, dan memang benar, di bursa saham intinya kalau kita membeli 1 lembar saham berarti kita adalah pemilik perusahaan yang berhak untuk ikut serta dalam rapat umum luar biasa pemegang saham, namun suara kita hanyalah sebesar jumlah saham yang kita pegang, misalnya apabila kita memegang saham sebesar 1% dari modal equitas perusahaan, berarti kita mempunyai kekuatan sebesar 1% pada RULBPS. begitu juga pada forex dan komoditi sebenarnya ada unsur riilnya, hanya disini kita berspekulasi pada kontraknya.

Namun bagaimana pembuktiannya? kalau kita berbicara mengenai pembuktian berarti kita harus membahas mengenai teory probabilitas, sebenarnya memang teory ini pertama kali diluncurkan adalah untuk memprediksi judi (ilmu judi ^^) namun dalam perkembangannya, teori ini banyak sekali dipakai dalam ilmu perekonomian, sama seperti teory korelasi yang kita telah bahas pada artikel sebelumnya, itu adalah pengembangan dari ilmu teory probabilitas .

Lalu apa perbedaan antara judi dan investasi, serta persamaannya dengan bisnis. sebenarnya ada beberapa type / jenis dari teory probabilitas namun sebenarnya cuma 2 yang paling penting, 2 tipe ini lah yang membedakan antara judi atau bukan.

Pertama, Probabilitas indipendent atau berdiri sendiri, yaitu suatu kejadian terjadi, dan tidak ada kejadian lain yang mempengaruhinya, artinya kejadian itu terjadi bersifat untung - untungan karena tidak ada kejadian lain yang mempengaruhinya atau bersifat indipendent.
Nah.. ini yang disebut judi, artinya untung - untungan (meskipun ilmunya sendiri ada {ilmu probabilitas tentu saja ^^}),
misalnya: pada dadu (klasik ^^) kejadian keluar angka 6 pada dadu tidak ada parameternya khan atau bersifat untung-untungan (namun kalau dalam 10 kali lemparan angka 6 keluar 7 kali kira - kira anda berani tidak menebak angka 6 keluar pada lemparan ke 11 haha.. itulah ilmunya ^^).
sebenarnya tidak ada yang benar - benar indipendent, angka 6 bisa keluar 7 kali dalam 10 kali lemparan khan aneh, namun yang pasti ini bisa kita gali lagi lebih lanjut, dan pasti juga faktor penentunya itu bersifat random atau tidak pasti, berbeda dengan jenis Probabilitas yang satu ini.

Kedua Probabilitas Bersyarat atau Parametik, nah ini adalah jenis yang akan kita gali karena ilmu investasi termasuk pada sektor riil, tergabung dalam probabilitas jenis ini, yaitu Probabilitas Parametik (probabilitas dengan menggunakan parameter), artinya adalah Suatu kejadian terjadi karena ada kejadian lain yang mempengaruhinya. jelaskan perbedaannya, yang satu bersifat untung - untungan sedangkan yang satu lagi bersifat ketergantungan atau ada parameternya.
disini kita menemukan 2 variabel yaitu variabel X dan Y, dimana Y adalah variabel tidak bebas dan x adalah variabel bebas.
untuk lebih jelas kita coba menjelaskan dalam persamaan berikut ini:

Y=A+Bx (kita lihat Y dan X nya saja, Bx = B x X)

Dalam persamaan ini jelas kita dapat melihat bahwa variabel Y akan bergerak naik maupun turun, semuanya tergantung pada variabel x kan.
(Profesor data mempunyai teory yang bagus dalam melihat persamaan ini hubungannya dengan analisis investasi dan akan kita gali lebih lanjut dalam artikel2 berikutnya, makanya dukung terus Profesor Data yah)

Misalnya anggap saja x adalah hasil produksi minyak di timur tengah dan Y adalah harga minyak, apabila hasil produksi atau cadangan minyak menurun drastis.. maka anda kira-kira bisa menebak kemana larinya pergerakan harga minyak dunia(Y) khususnya di Amerika sebagai konsumsi minyak terbesar dunia ^^ (WOW.. kini anda sudah bisa berspekulasi harga minyak^^).

Nah kira - kira anda sudah bisa melihat perbedaannya khan.. nah kini tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa dengan gampangnya mengatakan bahwa investasi di bursa financial itu judi.

Dukung terus Profesor Data yah supaya dapat terus menerbitkan artikel - artikel yang bermutu, promosikan website ini, dan lebih baik lagi kalau anda menjadi client Profesor Data ^^

Rabu, 22 September 2010

Forecasting Financial Markets the first Indonesia

Di samping kegiatan komputer maintenance dan data recovering, Profesor Data juga menyukai kegiatan Investasi, khususnya investasi pada financial Markets / Bursa (Saham, komoditi dan forex) sayangnya Profesor Data "Belum" pernah terlibat langsung pada bursa Options, bursa ini sebenarnya di tujukan untuk "hedging" atau untuk menghindar resiko pada bursa primer.
Misalnya, pada bursa saham, kita buy perusahaan "A" kemudian pada bursa options kita membeli kontrak options sell perusahaan "A" sehingga apabila harga saham jatuh, tetap kita bisa meminimalkan kerugian bahkan tidak tertutup kemungkinan kita bisa mendapatkan keuntungan.
begitulah kira2 ilustrasinya, namun ini hanyalah teori saja, tidak semudah itu, option juga kan mempunyai jangka waktu, dan sebaliknya apabila kita profit pada bursa saham, kita juga rugi di bursa options.
Bursa option sendiri sebenarnya pada prateknya mirip dengan bursa komoditi atau futures, karena memakai kontrak futures (forex juga, cuma rata-rata orang bermain forex pada kontrak spot). semua jenis bursa mempunyai kontrak optionnya (rata-rata khususnya spekulan, melakukan trading option sama dengan pratek trading di bursa primer.

Sedikit membahas mengenai pratek hedging, sebenarnya teory pratek hedging ini muncul pertama kali di bursa saham, anda tentu pernah mendengar istilah "DON'T PUT YOUR ALL EGGS IN ONE BASKET"
Artinya Jangan menaruh semua investasimu hanya pada satu jenis investasi, atau bahasa kerennya itu "Teknik Diversivikasi" meskipun teknik ini berasal dari teknik analisa bursa saham, namun teknik ini bisa berlaku pada semua kegiatan investasi termasuk kegiatan investasi pada sektor riil. kita bahas sedikit saja dulu yah, nanti kalau ada kesempatan akan diterbitkan pada artikel-artikel selanjutnya, makanya anda harus sering sering membuka website Profesor Data supaya ratingnya bisa naik dan Profesor Data dapat terus menerbitkan artikel-artikel yang berguna untuk anda, yang pasti artikel pada website ini semuanya langsung ditulis oleh Profesor Data dan tidak diambil dari website lain.

Sebenarnya teory diversifikasi sendiri tidaklah terlalu rumit, prinsipnya sama dengan teknik hedging yang lain sama seperti teknik option yang kita bahas di atas, lalu bagaimana pembuktiannya.
Gini loh.. pada teori ini investor semuanya diasumsikan sebagai tipe penghindar resiko (kalau anda investasi dengan modal sedikit, tentu anda bisa lebih berani, namun coba anda bayangkan seandainya uang anda milyaran, tentu anda akan langsung berubah menjadi tipe penghindar resiko dan menjadi lebih memilih bermain aman).

Misalnya anda ingin berinvestasi pada bursa saham, ada dua rumus statistik yang harus anda ingat pertama yaitu rumus korelasi atau hubungan sebab akibat, rumus ini hanya menghasilkan angka 1 sampai -1 yang mana 1= hubungan POSITIF dan sempurna / kuat, artinya misalnya kalau saham A dan Saham B mempunyai korelasi 1 maka apabila saham A naik maka saham B juga akan naik.
Apabila saham A dan saham B berkolerasi -1= hubungan NEGATIF dan sempurna / kuat, artinya, misalnya kalau saham A naik, maka saham B akan TURUN, mengerti? kira kira dari sini saja kita sudah dapat merasakan manfaatnya. eits... tunggu dulu.. tidak sampai disitu saja, bagaimana dengan pengaruh dampak perekonomian atau dampak market?

Bagi anda yang sering menggeluti bursa, tentu mengerti bahwa kadang2 ada perusahaan yang mempunyai fundamental bagus namun harganya bisa terus saja turun..
Salah satu akibat yang menyebabkan hal ini terjadi adalah pengaruh dampak perekonomian, atau market sentimen, untuk bursa indonesia kita dapat mengambil index "IHSG atau LQ45" sebagai patokan (itu kalau anda bermain di bursa Jakarta, kalau di Surabaya, yah tentu saja "BES" namun "IHSG" tetap saja dapat diambil sebagai patokan),
Jadi bagaimana implementasinya, yah.. pertama kita ukur dulu korelasi antar saham, kemudian kita ukur juga korelasi antar saham dengan "IHSG" gitu loh.. pusing? bahasa yang sederhananya gimana?
Begini.. pertama kali yang kita harus pahami yaitu jangan memilih saham yang hubungannya terlalu kuat, karena akan memperbesar resiko, percuma kan kalau yang 1 naik dan yang 1 nya lagi naik juga, trus kalau yang 1 naik  yang satu turun  yah itu namanya buang - buang uang, mengapa? sebab pada waktu kita membeli saham kita harus langsung bayar biaya pialangnya, begitu juga pada waktu kita menjual saham.
Yang harus kita perhatikan di sini adalah market sentimen, atau "IHSG" anda harus rajin membaca news di koran maupun di Internet terutama berita - berita perekonomian international dan dalam negeri, pertama kali yang kita lakukan adalah membaca berita perekonomian international terutama pada berita ekonomi US, Eropa dan Minyak (nanti kita bahas lagi lebih detil terhadap berita - berita mengenai ini), terus kita dapat melihat bagaimana dampak langsung (korelasi) terhadap perkembangan ekonomi dalam negeri, signifikan atau tidak (anda tetap harus hati2 meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan, karena kalau gejaanya berlangsung lama, tentu dampaknya akan langsung terasa pada perekonmian dalam negeri) misalnya, kalau harga timah dunia lagi jatuh, anda jangan membeli saham - saham yang bergerak di bidang pertambangan timah.
Namun misalnya ekonomi dunia lagi bagus, cari tau di sektor apa yang menggerakannya, nah kemudian ukur korelasi terhadap index "IHSG" kalau berkolerasi mendekati 1, setidaknya anda sudah memiliki timing buy,
selanjutnya gimana? lho.. anda kan sudah tau sektor2 apa yang menggerakannya.. yah ukur korelasi antar saham yang berkorelasi positif. Kemudian hajar bleh hahahaaaa ^__^
Mau tau rumus korelasi ?? nih...

corelation, korelasi 

Gimana cara hitungnya... wah.. kalau dijelasin.. sangat panjang yah.. anda bisa search di google bagaimana cara hitungnya (usaha yah, banyak kok informasinya), x=saham A, Y= saham B, yang ada garis atasnya itu nilai mean, kalau lambang seperti E itu zigma artinya jumlah keseluruhan, jadi anda harus bikin tabel, yang pertama dihitung itu zigma(penjumblahan x kemudian jumlah Y) sama nilai mean(nilai rata2) (ada kok calculator yang bisa langsung menghitung korelasi).

Sebenarnya yang perlu diperhatikan disini adalah isi yang terkandung dari makna rumus - rumus tersebut, setidaknya anda sudah dapat melihat atau mendapat gambaran bagaimana cara analisis yang baik di financial market (bursa secara keseluruhan) karena kalau tidak berarti anda berjudi.. nah.. pertanyaan yang sering di ajukan adalah apakah investasi pada bursa financial itu judi????... bagaimana pembuktiannya.. haahaaa kita bahas di artikel berikutnya yah.. eh.. tadikan disebut ada dua rumus, yang satunya lagi itu rumus slop atau betha atau resiko.. kita bahas lain waktu yah.. makanya bantu Profesor Data supaya tetap eksis yah... terima kasih ^_^ 

 KONSULTAN INVESTASI

Forecasting Financial Markets the first english

In addition to computer maintenance and data recovering activities, Professor Data also liked Investment activity (it's also data analysis right^^), particularly investments in financial Markets / Exchange (stock, commodities and forex) unfortunately Professor Data "Not" involved directly in the Option Markets yet, This exchange particularly used for "hedging" or to avoid risks on the primary exchange.
For example, at the stock market, if we buy company "A" stock and then you buy contract sell company "A" option at the stock option so that if the stock prices fall, still you can minimize the losses maybe you have possibility to make some profits.
Probably thats the illustrations, but this is just a theory, it is not that easy, option Markets also has the option periods, and vice versa if we profit on the stock market, we are also losses at the stock options.
Stock option itself is actually similar with the commodity or futures exchanges, because using futures contracts (forex as well, just people in common played forex at the spot contracts). all types of financial markets have a option contracts (average of speculators in particular, they trade options like a trading at the primary exchanges not for hedging).

Few discuss about hedging, hedging teories actually first appeared at the stock markets, maybe you ever heard term like
"DO NOT PUT YOUR ALL EGGS IN ONE BASKET"
It means Do not put all of your investments at the only one type of investment, or a cool language like "diversification techniques" even though this technique comes from stock market analysis techniques,
but these techniques can apply to all investment activities including investment in real sector activities. well first we discuss it a little, okey,
later if there's a chance we can discuss it deeply and published in the subsequent articles, so you have to help Professor Data to promote this website so Profesor Data Website ratings could be rise and Professor Data can continue to publish articles that are useful to you, definitly, that all of articles on this website directly all written by Professor Data and not taken from another website.

Actually diversification theory itself is not too complicated, principally it same as other hedging techniques such as options techniques that we discussed above, and how about to proof it and the implementation.

Mmm.. like that.. on this theory was assumed that all of the investors were have been become risk avoidance (if your investment with a little capital, of course you can be more daring, but let's try to imagine if you have Millions $$$, you certainly will immediately turn become risk avoidance type and prefer to play safe).
Suppose you want to invest at the stock markets, there are two statistical formula you should remember, first, Correlation formula or causal relationship formula.

This formula will only generate numbers from 1 to -1 where 1 = positive relationship and perfect / strong, meaning, for example, if stock A and stock B have a correlation of 1 (POSITIVE) means, when the A shares rose, then B shares will also be increased.
And if stock A and stock B have a NEGATIVE correlation of -1 = perfect relationship / strong, which means, if stock A rose, then B shares will decrease, understand...? Just from there we can already feel the benefits.
Eits ... whoa .. just wait , what about the effect of the economic and markets sentimen impact? (not the individual share makes a market movement, but market movement makes the directly impact to the individual share movement, that's the assumption).
Example, if you have a bad economic in your country, and international economic too, event if you have a good financial report, your stock will definitly going down (but the risk (betha/slope) were different.. we will discuss it later) got it.
For those of you who often involve at the Financial Markets, certainly understand that sometimes there are companies or other Financial Market products which have a good fundamentals but the price could be kept make the reversal direction agains the "micro" fundamental (we often called it technical movement, but sometimes technical movement could be become primary movement you should read more about "Crowd Behaviour" at the Financial Markets that it's the truth analysis behind the technical analysis)..
One of the consequences that caused this to happen were the impact of the economic, or market sentiment, You could use market index at your countries as the standard markets sentimen like (Dow, Dac, sp 500.. etc), How about forex markets or futures, you still can use that especially if you use US product like EUR/USD,CORN,OIL,etc Dow index was better at the experienced (and your countries markets index off course){especially CBOT corn was very influential at that time when began to harvest crops watch forex market and market index carefully use your imagination and be creative okey ^^}.
You can see here that there are a connection between all financial markets, you should watch it carefully.

So how about the implementation, well .. First we measure the correlation between the stocks first, then we also measure the correlation between stocks with the market index, understand .. dizzy? should use simple language?

Well .. The first time we have to understand was you souldn't pick stocks which the relationship was too strong, because it will enlarge the risk, if stock A go up and stock B rise with the same scale too, it's useless, how about if they all going down?(we talk about risk here right?).
then if the first one up and the second down a same scale that's ony waste time and waste of money, why? cause when you buy shares you must pay broker fees, as well as at the time you sell your shares.

What we have to note here is the market sentiment, or "Composite Index " you must be diligent in reading news at the newspaper or on the Internet, especially international and domestic economic news,
The first time we are doing is reading especially international economy on U.S. , Europe and oil (we could discuss it again later in deep detail about that), continues we can see how the measure of direct effects (correlation) on the domestic economic, significant or not (You still have to care even though the impact is not too significant, because if the symptoms lasted long, certainly the impact will be felt directly in the domestic economy)

For example, when world tin prices fell, you shouldn't buy the shares of which are involved in tin mining.
And if world economy was at the good performance, looking at the what sector which should move it, well then measuring the correlation with the Market index, if correlation approaches one, at least you already have "BUY" timing
.

Then what? ckck... you already know what sectors were move it.. soo.. measuring correlations between stocks were positively correlated (not 1). Then beat it.... you know....hahahaaaa ^ __ ^
Want to know correlation formula? this ...

corelation, korelasi

How to calculated... wew .. if should explain.. it's very... long one .. You can search on google how to count (make some riset, just ask Mr google ^^),
x = share A, Y = B shares, which one have top line was "mean"(average, like [1+2+3]/3), and symbol such as E was zigma means sum the whole number (like zigma x=sum 1+2+3) , so, you should make a table, which was first calculated zigma, and then "mean" (or you can buy scientific calculator which can calculate corelation or program, maybe free ^^)

The essence here was the meaning contained at the formula we discuss, at least you can already see or get an idea of how the proper approach analysis on the financial markets (all the financial markets),
because if you didn't, means you gamble .. well .. frequently asked questions was whether the investment at the Financial Markets was gambling ????... how the proof ??...

haahaaa we discuss it at the next article .. mmm.. ops .. mentioned above, there are two formulas, the other one was a formula of beta or risk or Slope.. we discuss later okey .. So, please help Professor Data to exist so can write more usefull articles for you all, please promote this website... thank you, and it's better if you could become Profesor Data clients ^ _ ^
For more articles visit http://www.profesordata.com (indonesia liat pada tips)
in english:
http://www.profesordata.com/TIPSINDEXENGLISH.html